by mario teguh
Engkau yang muda dan tak sabar menunggu keberhasilanmu, dengarlah ini …
Setiap jiwa diciptakan bertabiat tergesa-gesa,sehingga kesabaran memang bukan sifat asli pada kebanyakan jiwa, termasuk padamu yang muda dan penuh khayalan.
Dan karena ketergesaan itu, jiwa yang belum seimbang akan berdoa dalam kekesalan dan kemarahan, sebagaimana ia berdoa dalam kesyukuran dan kelembutan hati.
Maka ingatlah bahwa,
Cara terbaik untuk bersabar, adalah menghilangkan kebiasaan menunggu hasil tanpa upaya.
Karena,
Hasil yang kau dapat sebanding dengan tingkat upayamu.
Maka jadikanlah dirimu ikhlas mengerjakan yang bisa kau kerjakan,
dan menyerahkan yang berada di luar kemampuanmu kepada Tuhan, agar engkau dirahmati dengan kesabaran dan keberhasilan semuda mungkin.
Cara Terbaik Untuk Bersabar
Doa Saat Pagi dan Petang
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم { اللّهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاء وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ وَلاَ يَؤُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ }
“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaithan yang terkutuk. Allah tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa ijin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” – QS. Al-Baqarah : 255 /ayat kursi.
Penjelasan
من قالها حين يمسي أجير منهم حتى يصبح أخرجه الحاكم 1/ 562وصححه الألباني في صحيح الترغيب والترهيب 1/ 273 وعزاه إلى النسائي والطبراني وقال : وإسناد الطبراني جيد
“Barangsiapa yang membaca kalimat ini ketika pagi hari, maka ia dijaga dari (gangguan) jin hingga petang hari”.
Dikeluarkan oleh Al-Hakim 1/562 dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wat-tarhib 1/273 dan beliau menisbahkan hadits tersebut kepada An-Nasa’i dan Ath-Thabarani dimana beliau berkata : “Isnad dari Ath-Thabrani adalah jayyid”.
Si Edan Kena Tilang Google PR
Huh ! gara2 edit title blog dan sering update artikel ngawur, si bambu blog versi edan kena tilang mbah google. hukumanya tidak main-main langsung kena skak PR3.
Selain kedua langkah tersebut, sumpeh ! tak ada pelanggaran lain yang ane lakukan. seperti nyampah link popularity – minta sedekah inbound link atau ngunyah trik dari kitab dukun cabul seo.
Hai , Kamu !
ws rendra
Luka-luka di dalam lembaga,
intaian keangkuhan kekerdilan jiwa,
noda di dalam pergaulan antar manusia,
duduk di dalam kemacetan angan-angan.
Aku berontak dengan memandang cakrawala.Jari-jari waktu menggamitku.
Aku menyimak kepada arus kali.
Lagu margasatwa agak mereda.
Indahnya ketenangan turun ke hatiku.
Lepas sudah himpitan-himpitan yang mengekangku.Jakarta, 29 Pebruari 1978
Potret Pembangunan dalam Puisi
Memperbanyak Dzikir or Doa
Salah satu kesombongan manusia terhadap Tuhan nya adalah jarangnya mengingat Dia dan berdoa kepadanya.
Maka ajaran islam menharuskan untuk memperbanyak dzikir dan berdoa kepada Sang Penguasa Pemilik Langit dan Bumi kita berada.
يَأَيّهَا الّذِينَ آمَنُواْ اذْكُرُواْ اللّهَ ذِكْراً كَثِيراً
“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya” (QS. Al-Ahzaab : 41).
وَالذّاكِـرِينَ اللّهَ كَثِيراً وَالذّاكِرَاتِ أَعَدّ اللّهُ لَهُم مّغْفِرَةً وَأَجْراً عَظِيماً
“Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, maka Allah menyediakan untuk mereka pengampunan dan pahala yang besar” (QS. Al-Ahzaab : 35).
Juga sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam :مَا شَيءُ أَنْجَى مِنْ عَذَابِ اللهِ مِنْ ذِكْرِ اللهِ
“Tidak ada amal anak Adam yang lebih menyelamatkannya dari ‘adzab Allah selain dari dzikir kepada-Nya” (HR. Muslim 4/2074 nomor 2699 dan lainnya).
Dzikir pagi dan petang adalah dzikir-dzikir yang selalu dikerjakan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam setiap pagi hari setelah shalat shubuh dan petang hari setelah shalat ‘Asar. Hal itu sebagaimana difirmankan Allah ta’ala :
يَأَيّهَا الّذِينَ آمَنُواْ اذْكُرُواْ اللّهَ ذِكْراً كَثِيراً * وَسَبّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلاً *
“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang” (QS. Al-Ahzaab : 41-42).
Makna [ بُكْرَة ] adalah waktu di pagi hari (awal siang), dan [ أَصِيلاً] adalah waktu antara ‘asar dan maghrib (akhir siang).
فَاصْبِرْ إِنّ وَعْدَ اللّهِ حَقّ وَاسْتَغْفِـرْ لِذَنبِكَ وَسَبّحْ بِحَمْدِ رَبّكَ بِالْعَشِيّ وَالإِبْكَارِ
“Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Rabb-mu pada petang dan pagi” (QS. Al-Mukmin : 55).
Doa Memohon Dikasihani Bila Diambil Nyawanya dan Dipelihara Jika Dihidupkan Kembali
بِاسْمِكَ رَبِّي وَضَعْتُ جَنْبِي وَبِكَ أَْرْفَعَُهُ فَإِن أَمْسَكْتَ نَفْسِي فَارْحَمْهَا وَإِنْ أَرْْ سَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحيْنَ
BISMIKA RABBII WA DHA’TU JAMBII, WA BIKA ARFA’UH, FA IN AMSAKTA NAFSII FARHAMHAA, WA IN ARSALTAHAA FAHFAZHHAA, BIMAA TAHFAZHU BIHII ‘IBAADAKASH SHAALIHIIN.
Artinya: “Dengan menyebut nama-Mu, wahai Tuhanku, aku baringkan lambungku; dan dengan menyebut nama-Mu, aku angkat lambungku. Jika Engkau ambil nyawaku, kasihanilah dia; dan jika Engkau lepaskan, peliharalah dia dengan cara yang Engkau lakukan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih.” (HR. Bukhari dan Muslim)